ayamserama A yam serama mungkin sudah tidak asing lagi bagi Anda, meski sebagian di antaranya belum pernah melihat secara langsung. Ay
. Ayam Serama memang kerap menjadi sorotan banyak orang, baik itu pecinta ayam maupun pemula yang ingin mencoba beternak ayam ini. Selain memiliki postur yang kecil dan lucu, ayam Serama juga mempunyai keindahan pada bulu-bulunya yang berwarna-warni dan unik. Namun, menciptakan ayam Serama yang berdiri tegak dan sehat membutuhkan perawatan yang tepat dan konsisten. Berikut ini cara merawat ayam Serama agar tetap sehat dan berdiri tegak. Ayam Serama Butuh Kandang yang Sesuai Untuk menjaga ayam Serama agar tetap sehat dan merasa nyaman, pastikan kandang yang Anda sediakan untuk ayam Serama cukup besar dan terdapat sirkulasi udara yang baik. Kandang juga harus dibersihkan secara teratur dan diberikan alas yang empuk untuk membuat ayam Serama merasa nyaman ketika beristirahat. Selain itu, usahakan kandang lebih tinggi dari permukaan tanah untuk mencegah ayam dari gangguan hewan lain. Perhatikan Pemberian Makanan dan Minuman Pemberian makanan dan minuman yang tepat sangat penting untuk menjaga kesehatan ayam Serama. Berikan makanan yang seimbang antara biji-bijian, jagung, dan protein seperti cacing atau serangga kecil. Jangan memberikan pakan yang terlalu banyak atau terlalu sedikit karena hal ini dapat mengganggu kesehatan ayam Serama. Selain itu, pastikan ayam Serama memiliki akses mudah ke air bersih setiap saat dan ganti air minum secara teratur. Berikan Suplemen Nutrisi yang Tepat Suplemen nutrisi dapat membantu meningkatkan kualitas kesehatan ayam Serama dan mempercepat pertumbuhan ayam. Beberapa suplemen yang disarankan untuk diberikan ke ayam Serama di antaranya seperti vitamin yang diberikan melalui air minum dan probiotik yang diberikan dalam pakan ayam. Pastikan Anda berkonsultasi dengan dokter hewan atau peternak ahli sebelum memberikan suplemen nutrisi ke ayam Serama Anda. Perhatikan Kebersihan Kandang Membersihkan kandang ayam Serama secara teratur sangat penting untuk menjaga kesehatan ayam dan mencegah penyebaran penyakit. Kandang harus dibersihkan setiap dua minggu sekali dan basuh dengan air yang mengandung detergen untuk membersihkan kotoran dan bakteri yang menempel di dalam kandang. Selain itu, seluruh peralatan makan dan minum ayam Serama juga harus dibersihkan setiap harinya. Latih Ayam Serama untuk Berdiri Tegak Berdiri tegak adalah ciri khas dari ayam Serama. Ketika usia ayam Serama mencapai 3 minggu, latih ayam Serama agar terbiasa berdiri tegak. Anda dapat melakukannya dengan menggantungkan ayam Serama di ujung jari secara perlahan-lahan dan membuat ayam Serama merasa nyaman dan seimbang ketika berdiri. Lakukan latihan ini setiap hari dan pastikan ayam Serama mendapatkan waktu istirahat yang cukup. Ciptakan Pemilihan Ayam Serama yang Tepat Berhati-hatilah dalam memilih ayam Serama. Pastikan ayam Serama yang dipilih memiliki tubuh yang sehat dan tidak cacat bawaan seperti kaki pincang atau cacat lainnya. Selain itu, pilih ayam Serama yang berkualitas dengan bentuk tubuh yang proporsional dan hiasan yang indah pada bulu-bulu ayam. Perhatikan Kesehatan Ayam Serama Secara Teratur Memeriksa kesehatan ayam Serama secara teratur dapat membantu mendeteksi masalah sejak awal sebelum kondisi menjadi lebih buruk. Pastikan kaki ayam Serama terlihat kuat dan tidak cacat, bulu ayam Serama terawat dan bersih, dan tubuh ayam Serama tidak terlalu kurus atau bahkan terlalu gemuk. Jika ayam Serama terlihat sakit atau ada tanda-tanda yang mengkhawatirkan, maka segeralah bawa ayam Serama Anda ke dokter hewan. Ayah Serama memang ayam yang unik dengan hiasan bulunya yang indah dan proporsional. Namun, menjaga kesehatan ayam Serama dan membuatnya berdiri tegak membutuhkan perawatan dan perhatian yang konsisten. Dengan mengikuti tips di atas, Anda dapat merawat ayam Serama dengan baik dan membuat mereka tetap sehat dan bahagia. Temukan artikel lainnya tentang Ayam
Cara merawat ayam serama – Untuk mengetahui bagaimana memilih ayam serama yang baik, apalagi jika dipersiapkan untuk lomba, bisa dilakukan dengan beberapa tengara berikut ini Kepala seperti tertarik ke belakang, dada membusung, sehingga posisi sayap terlihat vertikal tegak. Ketika berdiri, sayap dalam posisi tegak, tapi sedikit ke arah belakang, dengan ujung sayap sedikit menyentuh lantai. Postur badan tegap dan bulat. Dada lebih besar dari bagian belakang punggung. Ekor besar, panjang, tegak, dan tinggi. Bulu ekor utamanya panjang dan melentik di bagian ujung, serta berbentuk seperti huruf V. Kedua kaki tidak begitu rapat, dan selaras dengan ukuran sayapnya. Paha berotot. Taji berada di tengah betis, keras, kecil. Posisi pusat mata dan pusat kaki sejajar ketika berdiri lihat gambar samping. Mata dan kaki, jika ditarik dengan garis, benar-benar lurus. Memiliki watak pemberani dan percaya diri. Gaya lebih sering ditonjolkan, seperti ingin berkokok dan suka berdiri. Ayam serama Ayam betina yang sudah siap kawin biasanya akan jongkok begitu dipegang di bagian punggungnya. Ayam betina “dipaksa” melayani tiga ekor ayam jantan, dengan selang waktu 2 – 3 per pejantan. Meski tubuhnya kecil, birahi ayam serama tidak kalah dari ayam berukuran besar. Jika sudah matang kelamin, ayam jantan bisa mengawini betina sebanyak 6 – 8 kali dalam sehari. Birahi ayam serama, khususnya jantan, makin meningkat ketika cuaca mendung, atau pada pagi dan sore hari. Kondisi kesehatan yang terjaga dengan baik bisa membantu meningkatkan kesuburan ayam. Jika kebetulan Anda tinggal di daerah dingin, dan ingin beternak ayam serama, maka ayam perlu mendapat asupan karbohidrat tinggi seperti jagung. Extra fooding yaang diberikan untuk ayam serama yang akan dikembangbiakan antara lain jangkrik dan tauge. Jangan lupa beri multivitamin yang banyak mengandung vitamin E, untuk lebih memastikan kesuburan ayam jantan dan ayam betina. Penetasan telur ayam serama Kelembaban bisa disesuaikan dengan lama telur di dalam mesin tetas. Misalnya pada 1-2 minggu pertama, kelambaban diatur pada kisaran 65% – 70%. Perawatan lomba Seperti halnya burung kicauan, perawatan ayam serama untuk lomba bisa dilakukan dengan mengatur birahinya. Pada kontes ayam serama, kebersihan dan kerapihan bulu menjadi penilaian. Karena itu, ayam serama yang sering dilombakan jarang dikawinkan. Jika kurang terlatih, ayam serama justru sering mematuki karpet atau meninggalkan arena lomba. Letakkan ayam di atas meja yang sudah diberi karpet warna hijau. Untuk mencegah ayam serama kabur, Anda perlu membiasakan ayam untuk berjemur di bawah terik matahari pagi. Penjemuran dilakukan di atas meja latihan, dan ayam dalam kondisi dikurung. Untuk menjaga keindahan bulu-bulunya, ayam harus selalu diberikan pakan yang tepat, dengan pakan tambahan yang banyak mengandung vitamin E, fosfor, dan kalsium. Cara memelihara dan merawat ayam serama tidak sesulit sulit dan tidak berbelit-belit. Menurut pengakuan Ir. Rudiasfie Sjofinal peternak ayam serama di Jakarta ayam cebol ini memang sedikit sukar dikembang-biakkan. Rudi sering membantu ayam pejantan nangkring di atas ayam betina. metode ini ayam betina dipaksa melayani 3 ekor pejantan. Kesuburan ayam serama sangat dipengaruhi oleh kesehatan fisik. Cuaca terlalu dingin bisa menurunkan kemampuan ayam betina menghasilkan telur. Jadi, ayam serama yang dipelihara di daerah dingin harus memperoleh pakan dengan kandungan karbohidrat tinggi. Dua kunci penting yang tak boleh dilupakan saat menetaskan telur ayam serama yaitu suhu dan kelembapan. Kalau sudah seperti itu, anak ayam bisa mati lemas gara-gara tidak bisa bernafas. Di arena lomba, ayam serama dapat tampil prima jika birahinya sedang memuncak. Jadi taruhlah serama Anda di tempat yang terisolir. Bulu ayam serama yang terlalu sering kawin sering rusak. Selain tidak boleh kawin, ayam serama unggulan juga tak boleh terlalu gaul. “Ayam saya pernah mendadak lemas. Ayam serama juga harus dilatih berkonsentrasi supaya tampil prima di atas panggung. Basahi ayam mungil itu dengan sepotong lap. Biar serama tidak kabur, tutuplah dengan kurungan. Seusai dijemur ayam tidak boleh langsung diberi minum. Kalau hal itu dilanggar, ayam bisa diterjang penyakit ngorok. 3 hari menjelang lomba, ayam serama disuguh beras merah atau gabah. Yaitu di pagi dan di sore hari. Supaya bulu serama semakin nampak kinclong, ayam harus rajin berjemur. Seusai karmas, ayam segera dihanduki dan dijemur. Manipulasi kecantikan ternyata tidak diharamkan di dunia hobi ayam tadi pembahasan tentang ayam serama, semoga bermanfaat……..
0% found this document useful 0 votes131 views2 pagesCopyright© Attribution Non-Commercial BY-NCAvailable FormatsDOC, PDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?0% found this document useful 0 votes131 views2 pagesCara Melatih Ayam Serama Agar Berdiri TegakJump to Page You are on page 1of 2 You're Reading a Free Preview Page 2 is not shown in this preview. Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime.
Kontes hewan merupakan salah satu kontes yang membawa angin segar bagi para pecinta binatang peliharaan. Kontes hewan telah banyak mengalami perkembangan terutama dengan peserta kontes yang tidak hanya berupa anjing dan kucing saja. Sekarang ayam pun sudah mengikuti kontes, terutama ayam hias seperti ayam serama dan ayam kate. Ayam tersebut memiliki keunikan tersendiri yang bisa dilombakan karena keindahan tubuhnya. Asal-Usul Ayam Serama Ayam serama by Asal wilayah ayam serama adalah dari negara Malaysia. Di Indonesia sendiri, serama mulai dikenal masyarakat pada sekitar tahun 2000-an. Penamaan serama terbilang cukup unik, meskipun berasal dari Malaysia. Di Indonesia disebut serama yang memiliki asal-usul kata dari Sri’ dan Rama’ yang merupakan nama tokoh pewayangan Jawa. Kata Sri’ dan Rama’ memiliki arti kesatria anggun dan gagah berani, seperti tokoh dengan nama tersebut dalam cerita wayang Jawa. Ayam ini dikenal sebagai ayam hias karena ukurannya yang kecil dan juga keunikan tubuhnya. Dada ayam ini membusung ke depan dengan kepala yang tetap tegak ke belakang dan nyaris menyentuh bagian ekornya. Selain itu, ekor serama bisa menjulang hinga 90 derajat. Dalam kontes, ayam ini layaknya seorang peragawan yang unjuk kebolehan di atas catwalk dengan sayap yang luruh ke bawah. Kebanyakan serama memiliki bulu berwarna terang dan tak kusam, yang banyak dijumpai adalah serama dengan bulu berwarna merah dan serama dengan bulu berwarna hitam. Perbedaan Ayam Serama dan Ayam Kate Meskipun sama-sama kecil, antara serama dan ayam kate memiliki perbedaan. Ayam kate tidak memiliki dada yang membusung ke depan seperti serama. Hal inilah yang membuat serama lebih sering dipelihara untuk mengikuti kontes ayam hias. Serama memiliki gaya yang atraktif saat di atas panggung yang membuatnya semakin anggun dan cantik seperti arti nama serama itu sendiri. Perbedaan yang lain antara serama dan ayam kate adalah warna bulu ayam kate lebih bervariasi. Kaki ayam kate juga lebih gemuk dan pendek, sedangkan serama memiliki kaki yang kecil dan juga langsing. Jika dilihat, ayam kate terlihat seperti ayam biasa dengan kelainan tubuh atau cebol, sedangkan serama lebih kepada ayam yang mungil dengan ciri khas tersendiri. Namun terdapat jenis ayam kate yang memiliki ciri hampir mirip dengan serama, yakni jenis ayam kate Jepang. Ayam kate Jepang memiliki ciri khas bulu berwarna kuning keemasan dan warna putih bercampur warna kuning pada bagian ekor. Jengger ayam kate Jepang berwarna merah, dan memiliki kaki yang pendek dengan warna putih yang bercampur kuning. Seiring berkembangnya ilmu pengetahuan, kini baik ayam kate maupun serama telah disilangkan untuk membentuk jenis ayam baru dengan keunikan gabungan antara ayam kate dan serama. Nama ayam hasil persilangan antara ayam kate dan serama disebut dengan ayam Tema atau ayam kate serama asli. Ayam tersebut memiliki ciri dan sifat gabungan dari induknya. Karena dadanya yang membusung, serama juga mendapat julukan ayam sombong. Namun ada juga yang menyebutnya dengan ayam prajurit karena tubuhnya yang gagah dan tegap berdiri seakan siap melawan musuhnya. Ayam sombong atau ayam prajurit ini memiliki beberapa jenis, antara lain 1. Serama Tipe Slim Bisa dibilang serama tipe slim adalah serama yang pertama kali muncul setelah masyarakat hanya mengenal ayam mini berupa ayam kate. Serama jenis ini adalah nenek moyang dari serama-serama yang sudah ada saat ini. Pada awal kemunculannya, serama ini langsung mendapatkan banyak peminat terutama kolektor ayam hias. Berat serama jenis ini bisa mencapai sekitar 600 gram. 2. Serama Apple Namanya terbilang cukup unik jika dibanding dengan nama ayam serama pada umumnya. Serama jenis ini memiliki sebutan demikian karena memang bentuk tubuh yang menyerupai apel, yakni dengan tubuh yang bulat dan kaki yang pendek. Jika dilihat, ayam ini juga terlihat seperti apel yang bulat. Serama apple mulai dikenal masyarakat sekitar tahun 2003 – 2004. 3. Serama Ideal Jika Anda sering melihat kontes ayam hias serama, mungkin Anda sudah banyak melihat jenis serama yang satu ini, namanya adalah Serama Ideal. Serama jenis ini banyak mengikuti kontes terutama karena memiliki tubuh yang sempurna dibandingkan dengan jenis serama yang lainnya. Dengan ukuran tubuh yang kecil, ayam ini mampu memikat banyak pecinta ayam hias untuk mengoleksinya. Ciri-ciri serama ideal adalah memiliki berat sekitar 300 gram dengan penampilan yang eksotis. Yang menjadikan ayam ini disebut ideal adalah penampilannya dalam kontes yang memukau. Saat serama ideal membusungkan dadanya, kepala secara otomatis akan tegak terangkat hingga hampir menyentuh ekornya. Selain itu, yang membuatnya terlihat bak bintang model adalah ekornya yang jatuh lurus ke bawah. Harga Ayam Serama Banyak penghobi mungkin sudah mengetahui berapa harga ayam serama, di sini saya hanya membocorkan jenis serama biasa bukan dari keturunan lomba. Di daerah saya ayam serama biasa sudah siap produksi harganya hingga Anda yang ingin serama berkelas tentunya jangan membeli di kandang peternak biasa, namun belilah di tempat perlombaan. Ayam serama dengan trah perlombaan tentunya mahal harganya, saya tidak bisa mematok harga untuk jenis ayam tersebut. Cara Merawat Ayam Serama Foto ayam serama asli by 1. Memilih Pakan yang Benar Pakan yang tepat diberikan untuk serama adalah pakan yang bervariasi. Dengan variasi pakan yang diberikan, serama akan tumbuh lebih baik. Untuk pakannya, Anda cukup memberikan pakan berupa voer, jangkrik, beras merah, atau jagung. Agar tubuh ayam tetap ideal, artinya tidak terlalu gemuk atau kurus, dalam memberikan pakan voer diusahakan jangan terlalu berlebihan. Voer sangat mudah membuat ayam menjadi lebih gemuk. Untuk pakan berupa jangkrik, Anda bisa memberikannya sebanyak 2 ekor setiap harinya. Anda dapat mengatur variasi pakan untuk serama agar serama bisa tumbuh sesuai postur yang diinginkan. Selain faktor pemberian pakan, kemampuan serama dalam kontes juga perlu dilatih. 2. Cara Melatih Serama Untuk melatih serama menjadi ayam kontes yang berkualitas perlu dilakukan pelatihan mental secara rutin. Pelatihan yang bisa dilakukan adalah dengan melatih serama untuk bisa berdiri tegap dan berjalan di karpet dengan baik layaknya model. Untuk melatih serama agar bisa berdiri tegap, Anda dapat menjemurnya di bawah sinar matahari di pagi hari. Letakkan serama pada kandang kecil yang terbuat dari kawat ram yang dibentuk melingkar menyerupai tabung silinder. Tutup sekeliling kandang dengan batas kepala ayam. Pelatihan tersebut cukup efektif untuk melatih ayam berdiri tegak. Pasalnya, ketika dijemur, ayam akan cenderung melihat ke arah adanya cahaya. Dengan menutup kandang di sekeliling tubuh ayam, maka ayam akan melihat ke arah atas dan akan membuatnya menjadi tegak seiring berjalannya waktu. Selain menjemur ayam, pelatihan lain yang bisa dilakukan adalah dengan metode pemijatan. Biasanya ayam akan dipijat pada bagian dada agar ayam bisa berdiri tegap dengan membusung dada yang sempurna. Selain bisa melatih ayam untuk berdiri tegak, penjemuran juga bisa membuat bakteri yang ada pada serama. Semakin sering seekor serama memenangkan kontes, maka penawaran harga ayam serama akan semakin mahal harganya, bahkan bisa mencapai jutaan rupiah. Untuk itu banyak kolektor serama yang berlomba-lomba merawat serama untuk bisa mengikuti kontes dan memenangkannya.
cara merawat ayam serama agar berdiri tegak